![]() |
| suckseed |
![]() |
| suckseed |
![]() |
| suckseed |
Memori. Menurut kbbi, memori itu didefinisika sebagai kesadaran akan kenangan masa lampau yang hidup kembali. Memori yang kita miliki akan disimpan di cerebrum atau otak besar. Selama kita hidup, memori itu datang silih berganti menempati ruangan di cerebrum
Bayangkan cerebrum adalah sebuah ruangan. Ketika ruangan tersebut terlalu penuh terisi, maka akan ada beberapa orang yang harus keluar. Begitu juga dengan keadaan ingatan kita. Ketika kita kita terlalu memaksakan untuk mengingat sesuatu, maka ada hal yang tanpa sengaja kita lupakan.
Sekarang bayangkan jika ruangan tersebut kosong. Kalau ruangannya kosong, maka suasananya akan sepi, hening, suram, dsb. Begitu juga dengan diri kita. Kalau kita hidup tanpa memori, maka kita tak merasakan hidup yang sebenarnya (?)
Tiap hari, orang- orang datang silih berganti menyisakan memori dalam diri kita. Ada memori bahagia, sedih, kecewa, absurd, dan yang lain. Memori-memori itulah yang terkadang membuat hidup kita lebih bermakna. Sering kita jumpai, orang yang sedang kecewa dengan orang lain, lalu mengatakan "Udah ah, aku mau ngupain dia aja". Namun sayangnya, berdasarkan fakta yang terjadi semakin kita berusaha untuk melupakan sesuatu, maka semakin kita tidak bisa melupakannya. Daripada menyiksa diri kita dengan itu, mengapa tidak kita jalani saja apa yang perlu kita jalani. Tuhan tentu akan selalu menuntun kita. Lagipula, memori itu bukan untuk dilupakan, tapi untuk diingat. Dan yang terpenting, memori selalu memberi petuah agar kita menjadi manusia yang lebih baik.
People change. Memories don't.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar