Sabtu, 20 Mei 2017

Kasih Tanpa Batas

"kasih ibu kepada beta
 tak terhingga sepanjang masa
 hanya memberi
 tak harap kembali
 bagai sang surya menyinari dunia"-

Sumber: Youtube

Hari ini kali pertamaku mengucap rindu padamu. Suaraku bergetar, karena sejujurnya sudah kutahan air mata ini kuat-kuat saat mendengar salam darimu. Aku tahu di seberang sana, Ibuk juga melakukan yang sama saat mendengar pengakuanku. Ah, kenapa baru kukatakan itu sekarang. 

Hidup di perantauan membuatku merindukan dan merenungkan banyak hal. Sungguh, tidak akan aku lupakan bagaimana ibuk menungguku pulang sampai tertidur di sofa dan selarut apapun, tetap ada makan malam yang tersaji. Tidak akan aku lupa bagaimana berkali-kali ibuk memintaku untuk mengurangi kesibukan-kesibukanku namun sering aku abai. Tidak akan aku lupa bagaimana aku menjadi jarang membantu karena berangkat pagi pulang malam. Tidak akan aku lupa bagaimana notifikasi sejumlah panggilan tak terjawab ada di layar telepon genggamku ketika sudah larut dan aku lupa untuk mengabari. Jika aku tidak di sini sekarang, jika aku melanjutkan pendidikanku di sana, apakah masih aku pulang malam dan membuat Ibuk menungguku. Apakah masih aku berlagak sibuk hingga berangkat pagi pulang petang. Apakah aku akan menyadari ini. Apakah aku berani mengungkapkan rindu.

Alhamdulillah. 

Terakhir, aku pernah mendengar nasihat ini:
Peluklah orang tuamu selagi engkau bisa memeluknya.
Cium tangan orang tuamu selagi engkau bisa menciumnya.
Sampaikan rindu padanya selagi engkau bisa mengatakan padanya.
Sampaikan do'a untuknya karena kita pun selalu ada di tiap pengharapannya.

Dan saat ini aku tak sabar pulang...

19.05.2017
dh

p.s. videonya must watch!

Tidak ada komentar: