Saat temen-temen membaca judul di atas, mungkin temen-temen ada yang bingung. Memang apa sih hubungannya? Mari kita bahas!
Globalisasi. Tentu kata itu sudah tidak asing lagi bagi kita. Globalisasi dapat dilihat dari berbagai segi, diantaranya sosial,ekonomi, teknologi & informasi, dan lainnya. Tapi kali ini, kami akan membahas globalisasi dengan tema peduli.
Seperti yang telah kita ketahui, globalisasi membawa dampak yang cukup besar bagi kemajuan teknologi dan informasi khususnya di wilayah Indonesia. Telepon genggam, jaringan internet, dan peralatan komunikasi canggih lainnya sekarang sudah menggeser kedudukan surat pos, surat kabar, hingga kentongan sebagai alat komunikasi. Kita memang dipermudah dengan adanya kemajuan-kemajuan teknologi tersebut. Namun, kemajuan-kemajuan itu juga memberi dampak pada kita. Kami beri contoh kentongan. Kentongan adalah alat komunikasi tradisional. Sekarang kentongan biasa ditaruh di pos ronda. Semakin lama, kentongan mulai jarang dipergunakan lagi. Orang-orang lebih memilih menggunakan mikrofon untuk mengumumkan sesuatu dari pada kenthongan. Dengan menggunakan mikrofon, kita menjadi semakin mudah untuk mendengar. Tidak perlu berusaha keras untuk mendengar. Bandingkan dengan menggunakan kentongan. Kita harus berusaha keras untuk mendengar. Maka dari itu kita wajib rutin membersihkan telinga. Satu point! Peduli terhadap diri kita.
Contoh kedua, surat pos atau kartu pos. Disadari atau tidak, globalisasi juga berdampak pada minimnya pengguna jasa pos. Kita memang memilih menggunakan sms atau bertelepon dari pada mengirim surat atau pun kartu pos. Padahal, dengan menggunakan surat atau kartu pos kita akan memiliki hal yang nyata, yang benar-benar ada. Kita pun juga akan belajar cermat dan teliti menyimpan benda tersebut. Jika kita menggunakan telepon atau sms, kita tidak akan memiliki sesuatu yang benar-benar dapat kita simpan. Dapat kita kenang. Tidak ada. Point dua! Peduli terhadap barang milik kita.
Contoh ketiga. Teman-teman pasti tahu blog kan? Tentu saja, bahkan ada yang memiliki blog sendiri. Blog memang bermanfaat bagi kita. Selain untuk tempat berbagi informasi, sebagian orang juga memanfaatkan blog untuk mencari keuntungan. Namun yang disayangkan, ada dari kita yang memanfaatkan blog untuk hal yang dirasa kurang bermanfaat. Seperti mencela, mengkritik, dan memaki orang lain lewat blog. Padahal, blog bersifat umum. Itu artinya semua orang dapat mengetahuinya. Ada baiknya, kita mengisi blog kita dengan hal-hal yang bermanfaat. Baik itu bagi diri sendiri maupun orang yang membacanya. Atau, sebelum mencela, mengkritik, dan memaki ada baiknya kita merefleksi diri. Kita pikirkan apakah pantas tulisan itu dibaca publik? Point ketiga! Peduli terhadap apa yang kita sampaikan, apa yang kita butuhkan, apa yang kita rasakan terhadap orang lain.
Memang, tulisan kali ini tidak nyambung dan mungkin agak mbingungi. Tetapi coba, mari kita coba menjadi diri kita tanpa dampak negatif globalisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar